Selasa, 10 Maret 2020

Palangka Raya, Kota Cantik Penuh Misteri


Palangka Raya kota cantik. Kota ini menjadi tempat pertamaku menginjakkan kaki di luar pulau Jawa. Tidak pernah sekali pun tebersit dalam benakku untuk berkunjung ke tempat ini, apalagi untuk tinggal dan menetap. Bahkan, aku tidak pernah benar-benar mengetahui di mana letak kota ini di peta Indonesia. Apa kamu tahu bahwa Palangka Raya adalah ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah? Apa kamu peduli di mana letak Kalimantan Tengah di peta?
            Palangka Raya menarikku untuk menjadi bagian dari penghuninya. 2018, aku mengikuti seleksi CPNS. Inginku bekerja sesuai dengan bidangku selama kuliah. Kuputuskan untuk mengambil bidang itu, tetapi daerahnya belum aku putuskan. Ternyata, Kalimantan Tengah yang kupilih. Dengan ketidakpercayaan pada diriku sendiri, aku putuskan untuk mengambil formasi di Kalimantan Tengah. Sungguh, meski nilaiku cukup bagus semasa kuliah, tapi aku tidak cukup percaya diri. Bagiku, takdir manusia tidak ditentukan oleh IPK. Kamu mampu meski IPK-mu tidak tinggi. Jangan berkecil hati.
            2018 akhir menjadi saksi. Aku harus percaya pada diriku sendiri. Ternyata, aku mampu bertanggung jawab atas pilihan yang telah kutentukan. Aku dinyatakan lolos. Mei 2019, aku kembali ditantang untuk mempertanggungjawabkan semuanya. Saatnya bagiku untuk pergi, menginjakkan kaki di Kota Cantik Palangka Raya. Gamang, bimbang, tapi aku harus pergi. Padahal, bisa saja aku meninggalkan semuanya dan tetap di tempatku sekarang, di zona aman dan nyamanku. Namun, aku tidak bisa. Aku harus pergi.
            Berat memang meninggalkan tanah satu-satunya yang dikenal. Meski begitu, aku tetap harus merasakan menginjakkan kaki di tanah lain, tanah baru yang asing. Benar saja, tanah itu sangat hambar. Aku tidak mengenalinya. Kupikir aku telah dibuang ke tempat tanpa kehidupan, atau mungkin tidak.
            Palangka Raya tidak seperti Sumedang, apalagi Bandung, apalagi Jakarta. Palangka Raya memang kota cantik. Terlalu cantik sehingga lebih baik tidak terhanyut di dalamnya. Seperti halnya perempuan cantik, Palangka Raya menyimpan banyak misteri. Ia membawa siapa pun yang dikehendaki. Tidak peduli kamu mengenalnya atau tidak, ia akan tetap memilihmu jika ia menginginkan. Sungguh, kamu tidak akan diberi kesempatan untuk memilih, bahkan menolak saat ia sudah memanggilmu, menemuinya. Walaupun kamu bersikukuh menghindari, tapi ia selalu punya cara menjemputmu dengan cara terbaiknya. Aku pun tidak mampu menghindarinya. Sungguh. (Palangka Raya, 1 Maret 2020)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar