Senja selalu menjanjikan kehangatan, tapi tidak senja kemarin. Bukan dingin, bukan juga panas, hanya senja yang sedikit berbeda. Tak ada yang tahu mengapa.
Kukira senja tidak akan pernah mengkhianati, tapi nyatanya sama saja. Banyak janji yang diumbarnya pada jiwa-jiwa yang rapuh, jiwa yang sedang mencari arah. Senja sungguh tak semenjanjikan itu.
Ada kalanya senja begitu indah di langitku, tapi tak pernah sehangat yang dia janjikan. Senja hanya melukis janji pada birunya langit, menambah bingkai warna pada mega suci itu. Senja hanya bisa menodai.
Banyak senja yang dinantikan, tapi senja yang ini sangat dinantikan. Katanya dia hanya mampu berkata, memberi janji, tapi nyatanya hanya dingin yang terasa setelahnya. Senja pendusta.
Tanjungsari, 28 Januari 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar